Tindakan Anti Dumping Dalam Kegiatan Perdagangan Internasional

Tindakan Anti Dumping Dalam Kegiatan Perdagangan Internasional 
Perekonomian suatu negara berhubungan dengan dan dipengaruhi oleh perekonomian Negara lain. Hubungan ini meliputi transaksi ekonomi berupa perdagangan barang-barang, jasa-jasa dan sumber-sumber serta transaksi investasi penanaman modal dan transaksi finansial utang-piutang.

Perekonomian internasional tersebut mempelajari 4 aspek antara lain sebagai berikut :

1. Perdagangan Internasional
Perdagangan Internasional adalah hubungan tukar-menukar barang atau jasa yang saling menguntungkan antara suatu Negara dengan negara lainnya.

Adapun faktor yang menyebabkan terjadinya perdagangan internasional, antara lain :
a. Perbedaan sumber daya yang dimiliki.
b. Perbedaan kualitas penduduk ditinjau dari segi pendidikan, ekonomi, sosial, dan budaya.
c. Berkembangnya sistem komunikasi dan sarana transportasi.
d. Adanya spesialisasi produksi.

Selain itu, manfaat yang bisa diperoleh dari adanya perdagangan internasional / antarnegara, antara lain :

a. Memperoleh barang yang tidak dapat diproduksi dalam negeri
Setiap Negara tidak dapat menghasilkan semua barang-barang yang dibutuhkannya, untuk itu diperlukan perdagangan antar Negara yang satu dengan negara yang lain. Misalnya, negara-negara maju memerlukan hasil alam tetapi barang tersebut tidak dapat dihasilkan di Negara-negara mereka. Maka mereka terpaksa mengimpor barang-barang tersebut dari negara-negara di Asia Tenggara terutama dari Indonesia, Thailand, Dan Malaysia. Sebaliknya negara-negara di Asia Tenggara belum dapat memproduksi sendiri beberapa hasil Industri modern, seperti pesawat terbang, kapal pengangkut minyak dan mesin-mesin industri. Maka negara-negara itu harus mengimpor barang-barang tersebut dari negara maju.

b. Memperoleh keuntungan dari spesialisasi
Sebab yang utama kegiatan perdagangan luar negeri adalah untuk memperoleh keuntungan yang diwujudkan oleh spesialisasi. Walaupun suatu negara dapat memproduksikan sesuatu barang yang sama jenisnya dengan yang diproduksikan oleh negara lain, tetapi ada kalanya lebih baik apabila negara tersebut mengimpor barang tersebut dari luar negeri. Contoh: Amerika Serikat dan Jepang mempunyai kemampuan untuk memproduksi kain. Tetapi Jepang dapat memproduksikannya dengan lebih efisien dari Amerika Serikat. Dalam keadaan seperti ini, untuk mempertinggi koefisien penggunaan faktor-faktor produksi, Amerika Serikat perlu mengurangi produksi kainnya dan mengimpor barang tersebut dari Jepang.

Dengan mengadakan spesialisasi dan perdagangan, setiap negara dapat memperoleh keuntungan yang berikut:
i. Faktor-faktor produksi yang dimiliki setiap negara dapat digunakan dengan lebih efisien.
ii. Setiap negara dapat menikmati lebih banyak barang dari yang dapat diproduksikan di dalam negeri

Pengertian keuntungan mutlak adalah keuntungan yang diperoleh oleh sesuatu Negara dari mengkhususkan kegiatannya kepada memproduksikan barang-barang dengan efisiensi yang lebih tinggi dari Negara-negara lain.

Pengertian keuntungan berbanding adalah keuntungan yang diperoleh oleh suatu Negara dari mengkhususkan (melakukan spesialisasi) dalam memproduksikan barang-barang yang mempunyai harga relatif yang lebih rendah dari Negara lain.

c. Memperluas pasar Industri dalam negeri
Beberapa jenis industri telah dapat memenuhi permintaan dalam negeri sebelum alat-alat produksi sepenuhnya digunakan, ini berarti bahwa industri masih dapat menaikkan produksi dan meningkatkan keuntungannya apabila masih terdapat pasar untuk barang-barang yang dihasilkan oleh industri itu. Karena seluruh permintaan dari dalam negeri telah terpenuhi satu-satunya cara untuk memperoleh pasaran adalah dengan mengekspornya keluar negeri. Apabila kapasitas dari mesin-mesin masih rendah, sehingga produksi mesin-mesin itu belum mencapai titik yang optimum, ekspor ke luar negeri akan mempertinggi keefisienan dari mesin-mesin yang digunakan dan mengurangi biaya produksi. Dengan demikian, untuk industri-industri yang mempunyai sifat seperti itu, perdagangan luar negeri bukan saja akan menambah produksi dan meningkatkan keuntungan. Tetapi juga dapat menurunkan biaya produksi.

d. Menggunakan teknologi modern dan meningkatkan produktivitas
Selanjutnya perdagangan luar negeri memungkinkan sesuatu Negara untuk mempelajari teknik produksi yang lebih efisien dan cara-cara manajemen yang lebih modern. Perdagangan luar negeri memungkinkan negara tersebut mengimpor mesin-mesin atau alat-alat yang lebih modern untuk melaksanakan teknik produksi dan cara produksi yang lebih baik. Keuntungan-keuntungan ini terutama dinikmati oleh Negara-negara berkembang. Di negara-negara tersebut kegiatan ekonomi masih banyak yang menggunakan teknik produksi dan cara menajemen yang tradisional. Oleh karena itu daya produktivitasnya masih rendah dan produksinya terbatas. Dengan mengimpor teknologi yang lebih modern negara tersebut dapat menaikkan produktivitasnya, dan ini akan mempercepat pertumbuhan produksi

Untuk melihat apakah suatu negara menikmati lebih banyak keuntungan dari perdagangan luar negeri atau ia menimbulkan efek buruk kepada perekonomian negara, perlulah diperhatikan perubahan-perubahan dalam syarat perdagangan negara tersebut.

2. Kebijakan Perdagangan Internasional
Meskipun jelas dengan mengadakan spesialisasi dan perdagangan bebas antar negara penduduk negara-negara didunia memperoleh manfaat berupa output lebih besar, tetapi untuk mencapai tujuan tertentu berbagai kebijakan perdagangan telah membatasi serta merupakan penghalang spesialisasi dan perdagangan internasional hingga tidak diperoleh manfaat sepenuhnya. Kebijakan yang merintangi perdagangan internasional biasanya berupa tarif bea masuk dan atau kuota. Selanjutnya akan dibahas konsekuensi ekonomi serta argument yang menyokong dan menentang. Misalnya perlukah suatu negara melindungi industri yang baru didirikan dengan mengenakan tarif, kuota atau berbagai rintangan perdagangan internasional?

Pembela dan penyokong perdagangan bebas menyatakan secara singkat bahwa dengan mengadakan perdagangan bebas berdasarkan prinsip keunggulan komparatif maka perekonomian dunia akan mencapai alokasi sumber secara optimal yang memberikan taraf hidup lebih tinggi. Hal ini karena masing-masing negara memiliki anugerah sumber-sumber alam, tenaga kerja, akumulasi kapital serta teknologi yang berbeda baik kuantitas maupun kualitas dan mereka harus berspesialisasi pada komoditi di mana biaya produksinya relatif lebih rendah daripada negara-negara lain dan kemudian menukarkan. Dengan demikian maka penduduk dunia bisa memperoleh pendapatan riel lebih tinggi dengan menggunakan sumber-sumber yang ada dan dimilikinya. Proteksi atau rintangan perdagangan akan mengurangi manfaat yang dapat diperoleh dari adanya spesialisasi. Dengan pembatasan ini maka sumber-sumber tak dapat dimanfaatkan untuk penggunaan paling efisien. Para pembela perdagangan bebas akan mencegah terbentuknya proteksi monopoli di dalam negeri. Tanpa persaingan dari luar negeri yang diakibatkan oleh pembatasan perdagangan, monopoli akan muncul.

3. Pasar Valuta Asing
Untuk memahami bagaimana kurs valuta asing ditentukan, kita perlu menganalisis cara kerja pasar valuta asing. Pasar Valuta Asing adalah tempat berlangsungnya perdagangan berbagai mata uang negara yang berbeda; disinilah nilai tukar ditentukan. Pada umumnya, valuta asing diperdagangkan oleh bank-bank serta perusahaan-perusahaan yang berspesialisasi pada bisnis tersebut. Pasar valuta asing yang terorganisir seperti di New York, Tokyo, London dan Zurich memperdagangkan beratus-ratus milyar dolar mata uang setiap harinya. Harga valuta asing / kurs valuta asing terbentuk pada saat penawaran dan permintaan berada dalam keadaan seimbang. Penawaran dan permintaan pound Inggris berinteraksi di pasar valuta asing. Kekuatan pasar akan menggerakkan kurs valuta asing ke atas / ke bawah, untuk menyeimbangkan arus masuk dan arus keluar pound; harga yang kemudian akan berlaku adalah pada saat terjadi keseimbangan kurs valuta asing, yaitu ketika pound yang dibeli persis sama dengan yang ingin dijual. Keseimbangan penawaran dan permintaan valuta asing menentukan kurs mata uang tertentu

4. Neraca Pembayaran
Neraca pembayaran internasional (International Balance Of Payment) suatu negara merupakan lapangan keuangan negara yang bersangkutan atas semua transaksi ekonomi dengan negara-negara lain, yang disusun secara sistematis; neracapembayaran menghitung dan mencatat semua arus barang, jasa dan modal antara suatu negara dengan negara-negara lain.

Neraca pembayaran luar negeri umumnya dibagi dalam empat bagian, yaitu :
a. Transaksi berjalan
b. Neraca modal
c. Penyimpangan statistik
d. Penyelesaian resmi

Tahap-tahap neraca pembayaran :
a. Negara debitur muda yang sedang tumbuh
b. Negara debitur madya
c. Negara kreditur muda
d. Negara kreditur madya

Jika pertumbuhan ekonomi suatu negara lebih cepat daripada pertumbuhan rata-rata pada pasar ekspornya, maka hal ini akan cenderung mempercepat peningkatan impor daripada ekspor melalui efek penyerapan.

Dalam melakukan perdagangan, dengan alasan-alasan budaya, politi, dan ekonomi maka campur tangan pemerintah dalam arus bebas perdagangan diperlukan.

Motif campur tangan pemerintah didalam arus bebas perdagangan : 

1. Motif Budaya
Negara-negara membatasi perdagangan barang dan jasa demi suatu tujuan budaya – yang paling umum adalah untuk melindungi identitas nasional. Banyak negara memandang kebudayaan AS sebagai ancaman terhadap kebudayaan nasionalnya sendiri karena kekuatan global perusahaan-perusahaan AS dalam barang-barag konsumen serta dalam dunia hiburan dan media.

2. Motif Politik
Mencakup melindungi lapangan pekerjaan, menjaga keamanan nasional, menanggapi praktek dagang yang tidak adil yang dilakukan oleh negara lain, dan mendapatkan pengaruh atas negara-negara lain.

3. Motif Ekonomi
Melindungi industri-industri baru dari persaingan dan mendorong kebijakan perdagangan strategis.

Alat/metoda yang paling umum digunakan oleh pemerintah untuk mendorong perdagangan yaitu :

a. Subsidi
Subsidi adalah bantuan finansial bagi produsen domestik dalam bentuk pembayaran tunai, pinjaman berbunga rendah, keringanan pajak, atau bentuk lainnya. Bertujuan membantu perusahaan-perusahaan domestik mengimbangi pesaing internasional.

b. Pembiayaan Ekspor
Pemerintah seringkali mendorong ekspor dengan membantu perusahaan mendanai kegiatan ekspornya melalui pinjaman atau jaminan pinjaman.

Sebagai contoh, dua badan khusus yang berfungsi membantu perusahaan-perusahaan AS memperoleh pembiayaan ekspor adalah Export-Import Bank of The United States dan Overseas Private Insurance Corporation (OPIC).

c. Zona Perdagangan Luar Negeri
Zona perdagangan luar negeri adalah suatu kawasan gegrafis tertentu dimana barang dagang diperbolehkan masuk dengan bea cukai yang lebih rendah dan/atau prosedur pabean yang lebih sedikit.

Saat ini banyak perusahaan membuat sarana-sarana di zona-zona seperti ini untuk operasi perakitan akhir produk.

Sebagai contoh, pabrik mobil Jepang di Indiana, Kentucky, Ohio, dan Tennessee ditetapkan sebagai zona perdagangan luar negeri yang dikelola oleh Departemen Perdagangan AS

d. Badan Pemerintah Khusus
Badan pemerintah khusus ini seringkali didirikan untuk mendorong ekspor suatu Negara. 

Badan-badan ini sangat membantu dalam memperoleh kontrak bagi usaha-usaha kecil dan menengah yang memiliki sumberdaya finansial yang terbatas, juga dapat membantu perusahaan-perusahaan asing menemukan lokasi yang cocok di negara tuan rumah.

Selain mendorong perdagangan, maka pemerintah juga memiliki cara-cara untuk menghambat perdagangan, dimana secara umum dibagi menjadi dua kategori yaitu hambatan tarif dan hambatan non tarif. 

a. Tarif
Hambatan tarif yaitu pajak pemerintah yang dibebankan pada suatu produk yang masuk atau meninggalkan suatu negara. Contohnya tarif ekspor, tarif transit, dan tarif impor.

Tarif impor dapat dibagi menjadi :
  • Tarif ad valorem à tarif yang dibebankan sebagai suatu presentase harga yang tertera pada suatu produk impor. 
  • Tarif spesifik à tarif yang dibebankan sebagai biaya spesifik pada tiap unit (diukur oleh jumlah, berat, dll) sebuah produk impor. 
  • Tarif majemuk à tarif yang dihitung sebagai presentase harga yang tertera pada sebuah produk impor, dan sebagian sebagai biaya spesifik tiap unit. 
Negara membebakan tarif karena.dua alas an utama, yaitu :
1. Tarif merupaka cara melindungi produsen domestik suatu produk.
2. Tarif merupakan sumber pendapatan pemerintah.

b. Non Tarif
Adapun hambatan non tarif yang diberlakukan, yaitu :

a. Kuota
Kuota yaitu pembatasan jumlah (diukur dalam unit atau berat) barang yang dapat masuk atau keluar dari suatu negara dalam jangka waktu tertentu.

Contohnya yaitu kuota impor dan kuota ekspor.
Alasan diberlakukannya kuota impor, antara lain :
  • Pemerintah ingin melindungi produsen domestiknya dengan membatasi jumlah barang yang diperbolehkan masuk ke dalam suatu Negara.
  • Pemerintah memaksa perusahaan negara-negara lain bersaing satu sama lain untuk sejumlah tertentu impor yang diperbolehkan.
Alasan diberlakukannya kuota ekspor, antara lain :
  • Pemerintah menjaga penawaran suatu produk di pasar domestik.
  • Pemerintah membatasi ekspor untuk membatasi penawaran di pasar dunia.

b. Embargo
Embargo yaitu larangan total perdagangan (impor dan ekspor) satu atau lebih produk dengan negara tertentu. Embargo dapat dikenakan atas satu atau beberapa barang, atau melarang perdagangan seluruh produk. Embargo dapat ditetapkan oleh negara-negara secara individual atau oleh organisasi seperti PBB.

Sebagai contoh yaitu embargo Amerika Serikat terhadap Kuba mencakup semua bidang dan bahkan tidak memperbolehkan warga negara AS berlibur di Kuba.

c. Persyaratan Kandungan Lokal
Persyaratan kandungan lokal merupakan peraturan yang mengharuskan sejumlah tertentu barang atau jasa dipasok oleh produsen-produsen dalam pasar domestik. Tujuan adalah untuk memaksa perusahaan-perusahaan dari negara lain menggunakan sumberdaya lokal dala proses produksinya - terutama tenaga kerja. 

d. Penundaan Administratif
Penundaan administrasi merupakan ketentuan pengendali atau peraturan birokratik yang dirancang untuk menghambat arus impor yang deras ke dalam suatu negara. Tujuan utamanya adalah proteksionisme.

e. Pengendalian Mata Uang
Pengendalian mata uang merupakan pembatasan daya konversi suatu mata uang ke dalam mata uang lainnya atau menetapkan nilai tukar yang tidak menguntungkan bagi pengimpor.
Blog, Updated at: 21.54

0 komentar :

Poskan Komentar

Popular Posts