Pengertian Belajar dan Pembelajaran

Pengertian Belajar dan Pembelajaran
1. Pengertian Belajar
Belajar merupakan pemrolehan ilmu yang didapat dari suatu pengalaman. Robbins (dalam Trianto, 2010: 15) mendefinisikan belajar sebagai proses menciptakan hubungan antara sesuatu (pengetahuan) yang sudah di pahami dengan sesuatu (pengetahuan) yang baru. Belajar secara umum diartikan sebagai perubahan pada individu yang terjadi melalui pengalaman, dan bukan karena pertumbuhan atau perkembangan tubuhnya atau karakteristik seseorang sejak lahir (Trianto, 2010: 16).

Menurut Gagne (dalam Komalasari, 2010: 2) belajar merupakan suatu proses perubahan tingkah laku yang meliputi perubahan kecenderungan manusia seperti sikap, minat, atau nilai dan perubahan kemampuannya yakni peningkatan kemampuan untuk melakukan berbagai jenis performance (kinerja). Perubahan yang terjadi melalui belajar tidak hanya mencakup pengetahuan, tetapi juga keterampilan untuk hidup (life skill) bermasyarakat meliputi keterampilan berpikir dan keterampilan sosial serta nilai dan sikap. 

Berdasarkan beberapa pendapat para ahli di atas, peneliti menyimpulkan bahwa belajar adalah aktivitas individu baik fisik, mental dan emosional yang terjadi selama proses pembelajaran ataupun diluar proses pembelajaran yang dilakukan untuk memperoleh perubahan tingkah laku dalam segi kognitif, afektif maupun 
psikomotor.

2. Aktivitas Belajar
Aktivitas adalah kegiatan atau keaktifan. Jadi segala sesuatu yang dilakukan atau kegiatan-kegiatan yang terjadi baik fisik maupun non-fisik, merupakan suatu aktivitas. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) (2007: 23) mengartikan aktivitas sebagai kegiatan yang dilaksanakan dalam suatu pekerjaan guna mencapai tujuan tertentu. Keaktifan siswa selama proses belajar mengajar merupakan salah satu indikator adanya keinginan atau motivasi siswa untuk belajar. 

Permendiknas Nomor 41 tahun 2007 tentang Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah menyatakan bahwa “aktivitas belajar adalah kegiatan mengolah pengalaman dan atau praktik dengan cara mendengar, membaca, menulis, mendiskusikan, merefleksikan rangsangan, dan memecahkan masalah”.

Menurut Kunandar (2010: 277) aktivitas belajar adalah keterlibatan siswa dalam bersikap, pikiran, perbuatan dan aktivitas dalam kegiatan pembelajaran guna menunjang keberhasilan proses pembelajaran dan memperoleh manfaat. Aktivitas yang diharapkan muncul dalam kegiatan pembelajaran yaitu: (a) aktif mengajukan pertanyaan, (b) merespon aktif pertanyaan-pertanyaan lisan dari guru dan teman, (c) berpartisipasi aktif dalam kelompok untuk memecahkan masalah pembelajaran yang dilaksanakan, (d) melaksanakan instruksi/perintah, dan (e) semangat/antusias dalam mengikuti kegiatan pembelajaran memberikan pendapat saat diskusi. 

Aktivitas belajar merupakan segala perilaku yang dilakukan siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Aktivitas belajar dialami oleh siswa sebagai suatu proses, yaitu proses belajar sesuatu yang merupakan kegiatan mental mengolah bahan belajar atau pengalaman lain (Dimyati dan Mudjiono, 2006: 236-238).

Berdasarkan pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa aktivitas belajar merupakan keterlibatan siswa dalam bersikap, berpikir, berbuat dan aktif dalam kegiatan pembelajaran guna menunjang keberhasilan proses pembelajaran dan memperoleh manfaat dengan indikator:
1) Partisipasi meliputi siswa aktif mengajukan pertanyaan, merespon aktif pertanyaan dari guru, mengemukakan tanggapan atau pendapat, mengikuti semua tahapan pembelajaran dengan baik.
2) Sikap meliputi siswa antusias/semangat dalam mengikuti pembelajaran, tertib terhadap instruksi yang diberikan, menampakkan keceriaan dan kegembiraan dalam belajar, tanggap terhadap instruksi yang diberikan.
3) Minat meliputi siswa mengikuti pelajaran dari awal sampai akhir, mengerjakan tugas yang diberikan (LKS, latihan dan lain-lain), mengumpulkan tugas yang diberikan guru, menggunakan prosedur dan strategi pemecahan masalah dalam mengerjakan tugas yang diberikan.
4) Perhatian meliputi siswa tidak mengganggu teman, tidak membuat kegaduhan, mendengarkan penjelasan guru dengan seksama, melaksanakan perintah guru.
5) Presentasi meliputi mengikuti pelajaran dari awal sampai akhir, mengerjakan tugas yang diberikan (LKS, Latihan, dll), mengumpulkan, mengumpulkan tugas yang diberikan oleh guru, menggunakan prosedur dan strategi pemecahan masalah dalam mengerjakan tugas yang diberikan.

3. Pengertian Pembelajaran 
Pembelajaran merupakan kegiatan yang melibatkan beberapa komponen yaitu siswa, guru, tujuan pembelajaran, isi pembelajaran, metode pembelajaran, media pembelajaran, dan evaluasi. Hal tersebut sesuai dengan Undang-undang Sistim Pendidikan Nasional (UUSPN) No. 20 Tahun 2003 pasal 1 ayat 20 yang menjelaskan bahwa Pembelajaran adalah proses interaksi siswa dengan guru dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar.

Menurut Nurani (dalam Ruminiati, 2007: 14) konsep pembelajaran merupakan sistem lingkungan yang dapat menciptakan proses belajar pada diri siswa selaku peserta didik dan guru sebagai pendidik, dengan didukung oleh seperangkat kelengkapan, sehingga terjadi pembelajaran. 

Sedangkan Corey (dalam Ruminiati, 2007: 14) mengemukakan bahwa pembelajaran adalah suatu proses dimana lingkungan seseorang dikelola secara sengaja untuk memungkinkan siswa turut serta dalam tingkah laku tertentu, sehingga dalam kondisi-kondisi khusus akan menghasilkan respons terhadap situasi tertentu juga.

Berdasarkan beberapa pendapat di atas, peneliti menyimpulkan bahwa pembelajaran ialah suatu proses interaksi siswa dan guru yang direncanakan secara sistematis untuk mendukung terjadinya proses belajar. Pembelajaran juga dapat membangun pengalaman belajar siswa dengan berbagai keterampilan proses sehingga mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru.
Blog, Updated at: 23.30

0 komentar :

Poskan Komentar

Popular Posts