Pengertian Metode Pengajaran Dan Macam-macamnya

Pengertian Metode Pengajaran Dan Macam-macamnya
1. Pengertian Metode Pengajaran 
Metode berasal dari bahasa Yunani ìGreekî, yakni ìMethaî, berarti melalui , dan "Hadas" artinya cara, jalan, alat atau gaya. Dengan kata lain, metode artinya "jalan atau cara yang harus ditempuh untuk mencapai tujuan tertentu"

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, susunan W.J.S. Poerwadarminta, bahwa "metode adalah cara yang teratur dan berpikir baik-baik untuk mencapai suatu maksud". Sedangkan dalam Kamus Bahasa Indonesia Kontemporer pengertian metode adalah  cara kerja yang sistematis untuk mempermudah sesuatu kegiatan dalam mencapai maksudnyaî. Dalam metodologi pengajaran agama Islam pengertian metode adalah suatu cara "seni" dalam mengajar.

Sedangkan secara terminologi atau istilah, menurut Mulyanto Sumardi, bahwa "metode adalah rencana menyeluruh yang berhubungan dengan penyajian materi pelajaran secara teratur dan tidak saling bertentangan dan didasarkan atas approach". Selanjutnya H. Muzayyin Arifin mengatakan bahwa "metode adalah salah satu alat atau cara untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan".

Dari beberapa pengertian tersebut di atas jelaslah bahwa metode merupakan alat yang dipergunakan untuk mencapai tujuan, maka diperlukan pengetahuan tentang tujuan itu sendiri. Perumusan tujuan yang sejelas-jelasnya merupakan persyaratan terpenting sebelum seorang guru menentukan dan memilih metode mengajar yang tepat. Untuk mencapai hasil yang diharapkan, hendaknya guru dalam menerapkan metode terlebih dahulu melihat situasi dan kondisi yang paling tepat untuk dapat diterapkannya suatu metode tertentu, agar dalam situasi dan kondisi tersebut dapat tercapai hasil proses pembelajaran dan membawa peserta didik ke arah yang sesuai dengan tujuan pendidikan. 

Untuk itu dalam memilih metode yang baik guru harus memperhatikan tujuh hal di bawah ini: 
  1.  Sifat dari pelajaran. 
  2. Alat-alat yang tersedia. 
  3. Besar atau kecilnya kelas. 
  4. Tempat dan lingkungan. 
  5. Kesanggupan guru 
  6. Banyak atau sedikitnya materi 
  7. Tujuan mata pelajaran.

Pengertian pengajaran itu sendiri dapat ditinjau dari segi bahasa dan istilah. Secara bahasa kata pengajaran adalah bentuk kata kejadian dari dasar ajar dengan mendapat konfiks pen-an yang berarti "barang apa yang dikatakan orang supaya diketahui dan dituruti".  Menurut Ramayulis pengajaran berasal dari kata "ajar" di tambah awalan "pe" dan akhiran "an" sehingga menjadi kata "pengajaran" yang berarti proses penyajian atau bahan pelajaran yang disajikan. Sedangkan menurut Hasan Langgulung, bahwa pengajaran adalah pemindahan pengutahuan dari seseorang yang mempunyai pengetahuan kepada orang lain yang belum mengetahui.

Dari pengertian di atas, terdapat unsur-unsur subtansial kegiatan pengajaran yang meliputi: 
  1. Pengajaran adalah upaya pemindahan pengetahuan 
  2. Pemindahan pengetahuan dilakukan oleh seseorang yang mempunyai pengetahuan (pengajar) kepada orang lain yang belum mengetahui (pelajar) melalui suatu proses belajar mengajar. 

Proses pengajaran yang dilakukan mengacu pada tiga aspek, yaitu "penguasaan sejumlah pengetahuan, keterampilan dan sikap tertentu sesuai dengan isi proses belajar mengajar tersebut".  Jadi pengajaran secara bahasa yaitu hal apa yang dikatakan orang supaya diketahui. Sedangkan secara istilah para ahli pendidikan berbeda pendapat dalam memberikan definisi tentang pengajaran. Ada yang mengatakan bahwa pengertian antara pengajaran dan pendidikan itu sama, dan ada pula yang mengatakan bahwa antara pengajaran dan pendidikan itu berbeda. 

Menurut H. B. Hamdani, bahwa pendidikan dalam arti umum mencakup segala usaha dan perbuatan dari suatu generasi yang tua untuk mengalihkan pengalamannya, pengetahuannya, kecakapannya serta keterampilannya kepada generasi muda untuk melakukan fungsi hidupnya dalam pergaulan bersama dengan sebaik-baiknya. Dengan kata lain, pendidikan bertujuan agar menggunakan segala kemampuan yang ada padanya, baik fisik, intelektual, emosional, maupun psikomotornya untuk menghadapi tantangan hidup dan mengatasi kesulitan-kesulitan dan hambatan-hambatan sepanjang perjalanan hidup.

Dengan demikian pendidikan adalah sebagai bimbingan terhadap perkembangan jasmani dan rohani anak menuju kedewasaan. 

Selanjutnya Sidi Gazabla menjelaskan tentang perbedaan antara pengajaran dan pendidikan. Adapun yang dimaksud dengan pengajaran adalah cara mengajar, jalan mengajar yakni memberikan pelajaran berupa pengetaahuan. Pengajaran yang diberikan secara sistematis dan metodis, mengajar adalah membentuk menusia terpelajar. Sedangkan pendidikan adalah menanamkan laku dan perbuatan terus menerus berulangkali terus menerus sehingga menjadi kebutuhan. 

Walaupun Sidi Gazabla membedakan antara pengajaran dan pendidikan, pada hakikatnya pengajaran mempunyai persamaan dengan pendidikan, yakni pengajaran sesungguhnya juga menanamkan, membentuk kebiasaan yaitu kebiasaan berfikir menurut cara tertentu. Dari kebiasaan berfikir kemudian menjadi adat, adat membentuk sifat-sifat tertentu dalam berfikir, sifat ini merupakan tabiat rohaniah, karena merupakan sebagian dari kepribadian. Dilihat dari segi ini pengajaran adalah juga pendidikan, tetapi tidak dapat dikatakan pendidikan adalah pengajaran, sebab pendidikan lebih luas isinya dari pengajaran. Seperti sapi dan hewan, sapi adalah hewan, tetapi hewan bukanlah sapi saja. 

Berarti pengajaran adalah pendidikan, tetapi pendidikan bukan pengajaran saja. Jadi objek pengajaran adalah pikiran sedangkan sasaran pendidikan adalah perasaan. Dari uraian tersebut dapat diambil suatu kesimpulan bahwa metode pengajaran adalah suatu usaha atau cara yang dilakukan oleh guru (pendidik) dalam menyampaikan mareri pelajaran kepada siswa yang bertujuan agar murid dapat menerima dan menanggapi serta mencerna pelajaran dengan mudah secara efektif dan efisien, sehingga apa yang menjadi tujuan dari pembelajaran tersebut dapat tercapai dengan baik. 

2. Macam-macam Metode Pengajaran Dalam Proses Belajar Mengajar 
Agar psoses belajar mengajar dapat terlaksana dengan baik dan mencapai sasaran, maka salah satu faktor penting yang harus diperhatikan adalah menentukan cara mengajarkan bahan pelajaran kepada siswa dengan memperhatikan tingkat kelas, umur, dan lingkungannya tanpa mengabaikan faktor-faktor lain. Banyak metode yang digunakan dalam mengajar. 

Untuk memilih metode-metode mana yang tepat digunakan dalam menyampaikan materi pelajaran, terlebih dahulu penulis akan menyebutkan macam-macam metode pengajaran. Menurut Nana Sujana, "metode-metode yang digunakan dalam pengajaran yaitu: Metode ceramah, tanya jawab, diskusi, pemberian tugas dan resitasi, kerja kelompok, demonstrasi dan eksperimen, sosio drama, problem solving, sistem regu, latihan, karyawisata, survey masyarakat dan simulasi".

Berdasarkan pendapat ahli pendidikan, maka sesuai dengan judul penelitian, dalam hal ini penulis hanya akan menjelaskan lebih rinci macam metode yakni metode demonstrasi; yang meliputi pengertian metode demonstrasi, langkah-langkah metode demonstrasi, kebaikan dan kelemahan metode demonstrasi serta cara mengatasi kelemahannya.
Blog, Updated at: 22.44

0 komentar :

Poskan Komentar

Popular Posts