POSITIF DAN NEGATIF DAMPAK GLOBALISASI UNTUK INDONESIA

POSITIF DAN NEGATIF DAMPAK GLOBALISASI UNTUK INDONESIA
A. Globalisasi hukum, pertahanan, dan keamanan
Dampak positif globalisasi di bidang hukum, pertahanan, dan keamanan:
  • Penguatan supremasi hukum, demokratisasi, dan tuntutan terhadap pelaksanaan hak asasi manusia.
  • Penguatan peraturan hukum dan perundang-undangan yang mendukung undang-undang dan bermanfaat bagi kepentingan rakyat.
  • Penguatan tuntutan terhadap tugas penegakan hukum secara lebih profesional, transparan dan akuntabel.
  • Penguatan pemerintahan sipil oleh tentara dan polisi menaruh sejauh mana penjaga keamanan, kedaulatan, dan ketertiban negara yang profesional.
  • Dampak negatif globalisasi di bidang hukum, pertahanan, dan keamanan:
  • Peran masyarakat dalam menjaga keamanan, kedaulatan, dan negara berkurang order karena itu adalah tanggung jawab dari tentara dan polisi.
  • Perubahan dunia yang cepat, mampu mempengaruhi pola pikir orang di seluruh dunia. Orang sering membuat tuntutan pada pemerintah dan jika tidak terpenuhi, orang cenderung untuk bertindak sehingga mengganggu stabilitas nasional anarkis, keamanan nasional dan bahkan persatuan nasional
B. Globalisasi bidang sosial-budaya
Dampak positif dari globalisasi bidang sosial dan budaya:
  • Meningkatkan belajar tentang nilai-nilai sosial budaya, cara hidup, pola pikir yang baik, serta ilmu pengetahuan dan teknologi dari negara-negara lain yang telah dikembangkan.
  • Meningkatkan etos kerja yang tinggi, pekerja keras, disiplin, memiliki semangat kemandirian, rasional, sportivitas, dan sebagainya.
 Dampak negatif globalisasi bidang sosial dan budaya:
  • Kemudahan nilai-nilai Barat masuk ke Indonesia melalui internet, televisi, dan media cetak secara luas ditiru oleh masyarakat.
  • Memudarnya apresiasi nilai-nilai budaya lokal yang melahirkan gaya hidup berikut.
Individualisme: kepentingan diri
  • Pragmatisme: melakukan suatu kegiatan yang hanya menguntungkan
  • Hedonisme: Memahami bahwa kepentingan duniawi belaka
  • Primitif: sesuatu yang sebelumnya dianggap tabu, kemudian dianggap sebagai sesuatu yang umum / wajar
Konsumerisme: pola konsumsi telah melampaui batas
Erosi dari semangat gotong-royong, solidaritas, perawatan, dan solidaritas sosial sehingga dalam keadaan tertentu / darurat, seperti sakit, kecelakaan, atau bencana hanya ditangani oleh segelintir orang

C. Globalisasi ekonomi dari sektor perdagangan
Dampak positif globalisasi ekonomi perdagangan:
  • Liberalisasi perdagangan barang, jasa, dan komodit lain memberi peluang bagi Indonesia untuk bersaing mereput pasar perdagangan luar negeri, khususnya produk pertanian, hasil laut, tekstil, dan mineral.
  • Di bidang jasa kita memiliki kesempatan yang menarik bagi wisatawan asing untuk menikmati keindahan alam dan budaya tradisional yang beragam.
Dampak negatif dari globalisasi ekonomi sektor perdagangan:
  • Arus masuk perdagangan luar negeri menyebabkan defisit perdagangan nasional.
  • Munculnya penyelundupan barang ke Indonesia.
  • Masuknya wisatawan ke Indonesia menipiskan nilai luhur bangsa.

D. Globalisasi sektor produksi ekonomi
Dampak positif globalisasi ekonomi dari sektor produksi:
  • Kecenderungan perusahaan asing memindahkan operasi ke perusahaan produksi negara-negara berkembang karena keuntungan geografis (dalam Kelimpahan bahan baku, daerah yang luas, dan tenaga kerja masih murah), meskipun masih sangat terbatas dan rentan terhadap perubahan kondisi sosial-politik di negara atau perubahan global, Indonesia memiliki kesempatan untuk memilih tempat baru bagi perusahaan tersebut.
  • Dampak negatif dari globalisasi sektor produksi ekonomi:
  • Perusahaan di negara ini lebih tertarik bermitra dengan perusahaan dari luar. Akibat kondisi negara industridalam sulit, untuk mengembangkan.
  • Kerusakan lingkungan dan polusi limbah industri.
  • Sebuah perusahaan asing operasi bergerak mereka ke luar negeri mengakibatkan PHK pekerja di negara ini.
Blog, Updated at: 08.29

0 komentar :

Poskan Komentar

Popular Posts